Ulasan Pelanggan
Lihat apa kata pelanggan tentang pengalaman mereka.
21 ulasan
bunga itempesek
lapak kopi
Ridho Istiqo
mujo surono
Bagus dan terawat, cuma area sekitar tidak di sterilkan dari pemukiman warga, sehingga tdk kelihatan mencolok padahal tugunya persis dijalan raya
Erdiansyah Abriantoro
Di daerah situ banyak bangunan cagar budaya sebenarnya. Ke atas lg arah karangreja masih ada posko jaga tentara belanda di pinggir jalan ketika adanya tanam paksa oleh dandeles.
andi ramadani
cuma sekedar lewat saja, karna tujuan saya mau ke Menganti, Kebumen. saya jg kurang ngeh ke Tugu Lancip
Dimas Faozi
Sesuai dengan bentuk yang bisa dilihat, bangunan bersejarah ini diberi nama cagar budaya tugu lancip. Saat ini sudah dicat ulang sehingga berwarna kuning emas. Menurut penuturan beberapa warga sekitar bangunan, tugu ini merupakan salah satu peninggalan masa penjajahan Belanda. Saat itu tugu ini dijadikan sebagai penanda pembuatan jalur Purbalingga via Bobotsari menuju Pemalang pada tahun 1830. Saat ini kadang digunakan sebagai tempat foto. Namun karena ukurannya yang kecil kadang luput dari pandangan yang melewatinya
Cipto utomo
Tugu Lancip di Bobotsari, merupakan tugu bersejarah,dibangun masa penjajahan belanja. Konon dibangun tahun 1830. Sebagai tonggak dibangunnya jalan penghubung Bobotsari ke Pemalang. Pasti banyak orang yang tidak faham sejarahnya. Bentuknya lancip seperti kusan bambu sbg alat masak jaman dulu.
wisnu dananjaya
Tugu berbentuk kerucut itu masih terlihat kokoh di perbatasan Desa Bobotsari-Karangduren. Meskipun dibuat sekitar tahun 1830 oleh Belanda, tugu lancip yang menjadi kebanggaan masyarakat Bobotsari yang masih terawat hingga saat ini..
Tulis Review di Aplikasi
Untuk menulis review, silakan gunakan aplikasi CilacapConnect. Download gratis!